Topik: Bursa

saham asia

Bursa Asia Dibuka Beragam Pasca Libur Natal

Bursa saham Asia terpantau dibuka beragam, dimana sebagian besar saham tidak terlalu berimbas pada penurunan yang terjadi di Wall Street di hari sebelumnya. Sementara itu, para investor Asia sedang menunggu...

FBS | Analisis
Emas: Kenaikan Harga Berarti Potentsi Masalah Kedepan

Kebijakan Bank Sentral AS dan faktor risiko Korea akan menjadi dua faktor penentu utama harga emas dalam waktu dekat. Sementara dolar akan memiliki dampak yang relatif terlalu besar pada emas, arah greenback akan ditentukan oleh ekspektasi pada arah suku bunga selama bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang. Prakiraan saat ini mengantisipasi kenaikan suku bunga bulan Desember dan dua kenaikan pada tahun 2018. Perkembangan ini pada akhirnya membawa risiko penurunan pada bulyon dan aset-aset penyimpanan aman lainnya. Jika suku bunga terus meningkat, investor dapat mengalokasikan peningkatan dana kepada aset yang memiliki tingkat pengembalian berisiko rendah, terutama obligasi jika penghasilan meningkat dari waktu ke waktu.

Wall Street datar

Wall Street Datar Pasca Pertemuan Jackson Hole

Bursa saham AS diperdagangkan sedikit berubah pada pertengahan sesi Amerika Jum’at pagi di tengah kehati-hatian para investor yang menunggu berbagai pernyataan tentang kebijakan moneter dari para bankir bank sentral yang...

Jelang FOMC, Saham Eropa dan Dolar AS Stabil

Mayoritas saham Eropa dibuka menguat pada hari Rabu sesi Eropa siang ini setelah pada sesi Asia sempat tidak begitu stabil ditengah penantian pasar atas pertemuan FOMC Sementara itu Dolar AS...

hang seng

Bursa Hong Kong Dibuka Melemah, Hang Seng Turun 0,62%

Bursa saham Hong Kong dibuka melemah pada Jum’at pagi ini dikarenakan sebagian besar investor melakukan aksi taking profit setelah dalam sepekan terakhir bergerak rallu. Indeks Hang Seng terpantau merosoth sebesar...