FSM > Edukasi > Teknikal > Trading Forex Indikator 10 And 20 SMA Dengan 200 SMA

Trading Forex Indikator 10 And 20 SMA Dengan 200 SMA

Dengan bantuan dua indicator 10 dan 20 SMA, ditambah dengan indicator 200 SMA, system yang sangat sederhana untuk kita coba.
sebelum membicarakan tentang system ini, mari kita bahas tentang Moving Average……

Mengapa indicator Moving average sangat digemari oleh para trader

  1. ada dua alas an mengapa indicator moving average banyak digunakan :
    moving average dapat membantu kita mengetahui arah trend dengan ditunjukan mengarah kemana MA tersebut (atas/bawah)
  2. Mengenali perubahan trend

Jika kita melihat banyak sekali system yang menggunakan indicator MA (moving average) diluar sana, itu sangat wajar. Karena system trading yang mumpuni itu salah satu profitablenya adalah bisa membaca trend.
baik, kita tidak usah repot-repot dengan penjelasan indikato MA ini. Jika anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang indicator Moving average ini, anda bisa membaca di “Indikator Moving Average” (link)

DUA SIMPEL MOVING AVERAGE (SMA) : 10SMA dan 20SMA
dengan strategi swing ini, ketika 10SMA bergerak melintasi 20SMA, ini berarti aka nada sinyal perubahan trend.
jadi ketika kita melihat 10SMA melintasi dan crossover 20SMA keatas, maka kita tahu ini adalah sinyal yang kemungkinan besarnya akan terjadi Uptrend.
jika 10SMA melintasi 20SMA dan bergerak kebawah, berarti indikasi Downtrend.

ATURAN simple system trading 10SMA dan 20SMA dengan 200SMA

  • Trading time frame : menggunakan 4H atau Daily.
  • Setelah 10SMA melintasi 20SMA, kita cari candlestick yang berlawanan dengan trend sebelumnya, karena bisa diindikasikan ini adalah perubahan trend.
  • Untuk rule SELL, kita mencari candlestick bearish reversal setelah 10SMA melewati 20SMA dan mengarah kebawah.
  • Tempatkan stop loss setidaknya 5 pips diatas swing tertinggi saat ini.
  • Atur reward 3 kali lebih besar daripada risk sebagai take profit anda

BAGAIMANA menggunakan indicator 200SMA pada strategi forex ini

Sekarang, sebagai tambahan untuk memastikan analisa perdagangan lebih lanjut, kita menggunakan indicator 200SMA sebagai filter atas trend utama. 10SMA dan 20SMA tadi hanya kita gunakan sebagai penunjuk koreksi yang terjadi (trend kecil).

  • Jika 10SMA dan 20SMA berada diatas 200SMA, maka ini sangat aman ketika kita entry BUY, karena TREND utama adalah Uptrend.
  • Jika 10SMA dan 20SMA berada dibawah 200SMA, maka ini diartikan sebagai Downtrend. Jika hal ini terjadi, sebaiknya kita tidak sering membuka entry BUY karena trend utamanya adalah Downtrend.

Nah, sederhana sekali bukan. Silahkan anda tambahkan dengan system trading anda sendiri supaya lebih profitable menurut anda. Bagi kami, system ini juga merupakan system simple yang sangat mudah dan profitable jika kita mematuhi aturan rule entry pointnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − seven =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review