FSM > Edukasi > Teknikal > Pengantar – Price Action

Pengantar – Price Action

Sebuah pengantar, Price Action

Analisis Teknikal adalah cara menganalisa pergerakan harga menggunakan chart harga itu sendiri untuk membuat kesimpulan dalam perdagangan setiap trader. Meskipun hal tersebut terdengar sangat umum, namun masih banyak trader diluar sana yang belum mengerti dan 100% paham mengenai hal ini, bahkan untuk order posisi saja masih loss ketika menggunakan analisa teknikal. Mari kita pelajari hal ini secara singkat dan jelas.

Grafik harga yang biasa kita sebut chart, yang berfungsi dapat  mencerminkan semua hal yang terjadi pada pasar saat ini, salah satunya juga bisa dianggap mengukur sentiment trader selama periode tertentu.
Contohnya ketika berita dari Negara tertentu akan menggerakan pair yang bersangkutan. Contohnya saja ketika berita Retail sales dari Negara Amerika, tentunya pair yang bersangkutan seperti EUR/USD pasti akan mengalami pergerakan sesuai hasil dari berita tersebut, dan semua bisa dapat kita lihat dari chart harga.
Pergerakan harga yang akan terjadi pada waktu yang akan datang tentunya tidak akan tercermin pada chart harga, namun kita bisa menganalisa kemana harga akan bergerak, menggunakan teknikal analisis yang sering disebut dengan Price Action.

Teknikal Anlisis bekerja dengan cara mengamati chart. Pada setiap titik pergerakan harga yang tertera pada chart harga memiliki sebuah makna dan pola yang diakibatkan oleh aktifitas para trader pada suatu pair yang menginformasikan sebuah informasi sentiment pasar pada saat itu.

Jika trader mencoba untuk membaca chart harga secara langsung tanpa ada indicator satupun yang ada, seringkali malah membuat kita kebingungan. Pergerakan harga seringkali bergerak acak tanpa alas an. Dibawah ini adalah contoh chart harga periode mingguan dari pasangan EUR/USD  yang berisi Uptrend, Downtrend dan sideways. Hal ini tentunya bisa sedikit membingungkan bagi para trader untuk menganalisa bukan?

Pengantar price action 1Disinilah dimana para trader membutuhkan indikator supaya dapat membantu analisa.

Indikator berdasarkan informasi dari perhitungan harga masa lalu dapat ditambahkan dalam upaya bisa menganalisa chart harga dengan lebih mudah untuk menemukan pergerakan harga selanjutnya. Banyak sekali indicator yang bisa digunakan untuk membantu menganalisa harga, entah itu indikator default di platform berjenis leading atau lagging ataupun indikator modifikasi yang telah banyak di internet.

Namun perlu diingat oleh para trader teknikalis yang tidak bisa diingkari, bahwa taka ada satupun indikator yang bisa bekerja 100% sempurna.

Sekali lagi, kita tidak bisa memprediksi arah harga di masa depan sama sekali, apalagi jika ketika kita sedang menggunakan informasi harga masa lalu untuk membuat keputusan.

Dan disinilah letak manfaat dari Price Action yang sangat mudah untuk menganalisa secara spesifik perilaku harga dimasa datang.
Price action adalah proses dari pergerakan harga itu sendiri, dan cara menganalisanya tanpa menggunakan bantuan indikator satupun, hanya menggunakan chart harga yang polos.

Sebelum memulai, mari kita bahas salah satu cara menganalisa pasar yang pertama kali untuk dilakukan, yaitu dengan mengidentifikasi trend.

Para trader biasa menggunakan rumus higher’s high- higher’s low sebagai asumsi bahwa trend saat ini adalah bullish uptrend, sedangkan rumus lower’s low-lower’s high sebagai bearish downtrend. Ini terlihat ketika harga membentuk pola yang sama berulang-ulang dengan diiringi swing/koreksi yang berlawanan dengan arah trend namun pergerakan tidak bervolume besar. Ketika harga sedang terkoreksi, Seakan-akan para trader sedang tawar menawar sebelum terjadi kesepakatan dengan hasil trend terus berlanjut ataukah berganti trend.

Berikut contoh grafik yang sama sebelumnya, periode mingguan pada pair EUR/USD, tapi kita sudah mengidentifikasi arah trend dan sideways.

Pengantar price action 2Tanpa indikator forex sama sekali untuk mengidentifikasi trend yang sedang terjadi, semua terlihat di chart harga.

Perhatikan bahwa selama bearish downtrend, harga tidak turun tajam secara horizontal, ada kalanya ketika harga sedang berkonsolidasi/sideways. Ketika fase sideways selesai, harga kembali melaju turun dengan volume besar.

Berikut adalah chart harga yang sama namun dengan periode time frame Harian/Daily

Pengantar price action 3Nah, pada gambar diatas terlihat setiap candlestick yang ada di dalam kotak sedang mengalami sideways setelah harga turun dengan volume besar.

Awal trend dimulai diatas harga 1,50. Perhatikan gerakan pasar yang cepat dengan volume yang besar memulai awal trend turun. Tak lama setelah pergerakan harga turun dengan cepat pada level 1,45, turun sebesar 500 pips, pair mulai tampak kelelahan dan mengalami sideways. Seakan-akan menipu kita bahwa pergerakan harga tidak setuju dengan arah trend turun dan mencoba naik kembali ke atas namun tertahan.

Tapi gerakan melawan trend ini tidak bertahan lama, karena pelaku pasar akhirnya sepakat untuk menurunkan harga lebih murah dan bergerak kebawah.

Selama periode koreksi tersebut, trader dapat melihat swing yang ditampilkan di chart harga. Dibawah ini adalah terbentuknya swing tertinggi yang dialami pair EUR/USD selama periode downtrend yang panjang. Kita tandai dengan lingkaran merah.

Pengantar price action 4Apakah anda melihat kesamaan dari setiap swing yang terjadi ? ya, setiap swing tertinggi selalu lebih rendah dari swing yang terjadi sebelumnya. Ini menandakan downtrend dengan kuat terbentuk pada sebuah pair yang disebabkan oleh berbagai faktor sesuai kondisi dari setiap mata uang itu berasal.

Pengantar price action 5Pengantar price action 6

Setiap rumus trend yang tidak dirusak oleh pola harga, maka masih dianggap sebagai trend yang valid. Maksudnya ketika uptrend, rumusnya adalah higher high’s-higher low’s. dan selama salah satu higher low’s yang terakhir tidak tertembus harga (breakout), maka itu dikatakan sebagai uptrend yang kuat. Namun ,jika higher low’s pada sebuah uptrend telah tertembus, maka bersiaplah melihat trend akan segera berubah.

Pelajaran forex trader tentang price action

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 3 =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review