FSM > Edukasi > Teknikal > Analisis Range Menggunakan Price Action

Analisis Range Menggunakan Price Action

bagaimana cara trading disaat pasar bergerak datar/sideways/range ? Salah satu manfaat dari bisa melihat trend yang kuat adalah mampu membaca pergerakan pasar dengan lebih jelas. Trend yang kuat adalah salah satu dari alasan banyaknya  trader yang lebih memilih bertransaksi di pasar forex yang sebelumnya bertrading saham maupun komoditas. Ketika pasangan mata uang Dollar Australia dengan US Dollar terus bergerak rally seperti yang terjadi pada waktu 2010 hingga awal 2011, keuntungan para trader yang melakukan transaksi pada pasangan mata uang tersebut bisa dibilang cukup besar, bahkan sangat besar bagi untuk ukuran pasar mata uang. Trend yang kuat dengan koreksi-koreksi kecil adalah salah satu hal yang paling diidam-idamkan oleh para trader.

Tapi kenyataannya adalah, bahwa pasar itu tidak selamanya trend dalam satu arah. Tidak semua. Kadang-kadang ketika setelah terjadi downtrend dengan volume besar, harga bergerak sideways yang berkepanjangan sebelum menentukan trend kemana selanjutnya.

Pada tulisan ini kita akan membahas lebih lanjut dari artikel tentang pelajaran forex trading via price action tentang mekanisme sederhana yang sering dilakukan para trader ketika menemui sebuah trend pada pasar dimana mereka dapat mengidentifikasi range trend dan focus ke bagian pengelolaan resiko.

Mengidentifikasi Support dan Resistance via Price Action

Pada tulisan Price Action Swings, kita bisa melihat para trader mampu mengidentifikasi titik-titik tertentu dimana sebuah pair pernah diperdagangkan pada harga sebelumnya dan membuat sentiment pasar menjadi agak sensitive terhadap titik-titik tersebut.
sementara harga masa lalu tidak akan pernah bisa memprediksi apa yang akan terjadi pada pasar dimasa depan, kita bisa memprediksi menggunakan tingkah laku dari harga sebelumnya walaupun tidak bisa dikatakan 100% tepat. Gambar berikut merupakan contoh dari berbagai swings high-lowers yang terlihat pada chart hourly :

analisis range via price actionPerhatikan pada contoh diatas, ada beberapa swings bolak-balik pada sebuah trend naik. Hal tersebut bisa mencerminkan harga sedang ditawar-menawar oleh para pelaku pasar.

Ketika harga mulai bergerak dengan membentuk range yang bervolume sama besar, pada chart time frame 1H kita bisa melihat harga melakukan beberapa swing (swing high-swing low) dan tidak bergerak trending. Sekarang kita coba memantau menggunakan time frame yang lebih besar, disini kita menggunakan time frame 1D (harian). See ? kita bisa mendapatkan beberapa informasi dari chart bertime frame daily ini. Pada pair NZD/USD harga terlihat bergerak pada range yang sama setelah 3 hari berturut-turut mengalami penurunan.

trading price actionSee? Kita perkecil lagi skalanya, dan pada kotak ungu ini adalah range yang saya maksud kan.

trading forex range menggunakan price actionKita perhatikan, bahwa sejak tanggal 5 Maret, setelah terjadi Bullish trending up selama beberapa minggu, kemudian 3 hari harga mengalami koreksi turun secara berturut-turut, dan…harga bergerak bolak-balik sebanyak 260 pips selama 35 hari dari 0,8057 harga terendah dan 0,8321 harga tertinggi.

Keuntungan pada harga yang sedang mengalami flat/sideways (tanpa trending) adalah kita bisa mengidentifikasi support dan resistance saat ini. Hal ini juga bisa kita lakukan pada time frame yang lebih kecil yaitu 4H. ini lebih memudahkan kita dalam hal mencari celah untuk membeli dan menjual pada entry posisi yang tepat.

Setelah mengganti time frame yang lebih kecil, yaitu 4 jam, kita bisa dengan mudah mengelompokan swing high dan swing low sebagai acuan titik entry kita nanti. Gambar dibawah akan lebih rinci untuk menjelaskannya. Dengan swing low yang sudah teridentifikasi.

trading forex range menggunakan price actionSeperti yang anda lihat pada gambar diatas, ada beberapa swing highs – swing lows dengan zona support dan resistance yang sama. Ini bisa memberikan kunci untuk membuka open posisi kita nantinya.

trading forex range menggunakan price actionNah, setelah kita memetakan range harga saat ini, kita akan membuat scenario sebelum membuka posisi yang aman dan tepat. Hal ini sangatlah penting menjaga akun kita dari kerugian.

Kita dapat membuat skenario ketika harga masih didalam range tersebut. Karena kita telah berasumsi bahwa zona harga 0,8130 adalah zona support dan 0,8250 adalah zona resistance (0,8321 merupakan patokan resistance tertinggi jadi kita tidak akan menghitungnya sebagai zona untuk sell. Begitu juga dengan 0,8057 merupakan patokan support terendah jadi kita tidak akan menghitungnya sebagai zona untuk buy). Harga tertinggi (0,8321) dan Harga terendah (0,8057) merupakan titik batas pemberhentian posisi kita. Jika harga melewati zona harga tertinggi dan harga terendah berarti bisa dipastikan harga akan breakout dari range tersebut dan akan menjadi trend. Untuk lebih jelas kita perhatikan gambar berikut bagaimana kita membuat scenario untuk open posisi pada range tersebut

trading forex range menggunakan price actionManajemen Resiko sebelum kita memasuki Entri

Sekarang kita telah berhasil mengidentifikasi range harga dan dimana zona yang tepat untuk kita bisa memasuki pasar/membuka posisi, dan yang lebih penting, kita bisa tahu titik stop out untuk keluar dari pasar jika arah harga tidak sesuai dengan scenario kita. Hal ini tentunya akan sangat penting menjaga akun kita dari kerugian yang lebih besar lagi.

Dalam hal manajemen resiko yang baik, dalam kondisi paling buruk sekalipun, saya akan membuka posisi dengan Risk : Reward sama besarnya 1:1. Itu artinya jika stop out saya berada pada minus 50 pips nantinya, maka saya akan open posisi dimana reward atau take profitnya 50 pips juga. Itu scenario yang terburuk jika saya hanya mengambil dalam range yang ketat. Salah satu poin terpenting dalam manajemen resiko adalah, usahakan paling buruknya adalah risk : reward = 1:1.

Kembali ke topic, sekarang kita tahu persis dimana titik stop out kita nantinya jika harga bergerak berlawan dengan posisi kita. Mari kita lihat contoh pada kasus ini. Kita asumsikan bawha kita akan membuka posisi buy di harga 0,8220 – yang berada pada sedikit dibawah zona support pada gambar diatas.
dan ingat, kita menempatkan stop out pada harga terendah dalam range tersebut, yaitu – 0,8057. Berarti jika harga bergerak berlawanan, kita akan mengalami kerugian (0,8220-0,8057) yaitu 63 pips.
nah, jika kita menggunakan asas rasio risk:reward = 1:1, maka setidaknya untuk take profit kita juga mengambil setidaknya 63 pips keuntungan yang akan kita dapat nantinya. Lihat gambar dibawah

Analisis Range menggunakan price action 7Jika kita yakin mendapatkan setidaknya 63 pips, maka kita lalu mencari celah dimana harga bermain di area support harga 0,8130 – 0,8220.
kita mungkin tidak akan bisa 100% yakin pada posisi yang akan kita ambil, tentunya juga kita juga tidak yakin bisa mendapatkan pips sebanyak minimal 63 pips. Namun, lebih baik lagi jika kita sudah tahu scenario yang sudah dibuat sebelum memasuki pasar. Contohnya jika saya membuka posisi buy pada area support tersebut, namun harga malah terus turun dan close dibawah zona support, saya akan close posisi tersebut dan membuka posisi lagi jika harga sudah dalam kondisi yang memungkinkan saya untuk open posisi lagi. Akan sangat lebih baik jika kita mengetahui scenario sebelum memasuki medan perang ketimbang kita linglung dan terlihat bingung ketika kita sudah memasuki medan perang dan tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya pada diri kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + three =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review