FSM > Edukasi > Fundamental > Pengaruh Inflasi Terhadap Mata Uang – bag 2

Pengaruh Inflasi Terhadap Mata Uang – bag 2

Pengaruh Tingkat Inflasi terhadap kurs mata uang asing (valas)

Pada kali ini, kita akan mencoba memahami tingkat inflasi yang dapat mempengaruhi nilai dari kurs mata uang asing pada GBP/USD.

GBP/USD mengacu pada tingkat inflasi di kedua Negara, GBP – mengikuti tingkat inflasi pada Negara Inggris, sedangkan USD – mengikuti tingkat inflasi pada Negara Amerika Serikat. Kita ambil contoh nilai GBP/USD pada awal kesetimbangan kurs adalah gbp/usd (1) dan nilai setelah mengalami perubahan adalah gbp/usd (2). Harga suatu komoditi di Inggris yang dinyatakan dalam Poundsterling dinotasikan sebagai Pgbp sedangkan harga komoditi di Amerika yang dinyatakan dalam US Dollar dinotasikan sebagai Pusd.

Perlu diingat kembali, GBP/USD menyatakan nilai dari US Dollar Amerika per satu Poundsterling. Misalnya harga GBP/USD saat ini adalah 1,6500. Itu artinya satu poundsterling sama dengan 1,6500 Dollar Amerika.

Untuk menghitung dan memprediksi pengaruh dari perubahan inflasi terhadap nilai kurs, kita dapat menghitungnya dengan 2 metode, seperti:

Metode pertama:

Inflasi diartikan sebagai harga komoditi saat ini. Kemudian perubahan harga komoditi tersebut digunakan sebagai acuan untuk memprediksi pergerakan kurs. Perubahan nilai harga GBP/USD yang dipengaruhi oleh inflasi dari kedua Negara (inggris dan Amerika) dapat dinyatakan dengan rumus sebagai berikut :

pengaruh inflasi terhadap mata uangPada metode pertama ini, inflasi diartikan sebagai kenaikan harga mata uang.

Harga mata uang dari Negara yang mengalami inflasi lebih tinggi cenderung akan mengalami depresiasi. Jika tingkat inflasi di Amerika lebih tinggi daripada tingkat inflasi di Inggris, maka Dollar Amerika akan mengalami penurunan nilai dan Poundsterling akan mendapatkan apresiasi dan menguat nilainya. Hal tersebut akan membuat harga dari GBP/USD akan menguat.

Metode kedua:

Pada metode kedua ini, inflasi diartikan sebagai penurunan harga mata uang. Perubahan nilai mata uang digunakan sebagai acuan untuk memprediksi pergerakan kurs dimasa yang akan datang. Perubahan nilai GBP/USD yang dipengaruhi oleh inflasi pada Negara Inggris dan Amerika bisa dihitung dengan rumus sebagai berikut :

pengaruh tingkat inflasi

Nah, mata uang yang mengalami nilai inflasi lebih tinggi lebih cenderung akan mengalami apresiasi. Dengan kata lain jika inflasi di Amerika lebih tinggi daripada inflasi di Inggris, maka harga GBP/USD akan mengalami penurunan. Hal tersebut dikarenakan kurs Poundsterling mengalami Depresiasi sedangkan Dollar Amerika mengalami Apresiasi.

Lalu bagaimana hasil yang sebenarnya ? Kedua metode diatas memberikan hasil yang berbeda dan saling berlawanan.

Kesimpulannya bisa dikatakan seperti ini, ketika suatu inflasi diartikan sebagai kenaikan harga komoditas, kemudian harga komoditas digunakan sebagai patokan untuk memprediksi pergerakan kurs dimasa yang akan datang, maka nilai mata uang dari Negara yang memiliki tingkat inflasi lebih tinggi cenderung akan mengalami Depresiasi.

Namun, ketika inflasi diartikan sebagai penurunan nilai mata uang, kemudian nilai mata uang tersebut digunakan sebagai acuan untuk memprediksi pergerakan kurs, maka nilai mata uang dari Negara yang memiliki tingkat inflasi lebih tinggi cenderung akan mengalami Apresiasi.

Pada dua metode dan kesimpulan diatas memberi kita bahwa pendekatan yang sama namun akan memberikan dampak yang berbeda pada nilai suatu pasangan mata uang. Hal tersebut didasari beberapa faktor, salah satunya adalah sudut pandang dari para pelaku pasar terhadap tingkat inflasi yang terjadi pada suatu Negara. Untuk itu, kita harus lebih sering mengikuti berita-berita ekonomi serta mencari data-data ekonomi lainnya guna mendukung analisa terhadap perubahan nilai mata uang akibat dari inflasi.

Kembali > Pengaruh Inflasi terhadap mata uang – bag 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × five =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review