FSM > Berita > Pasar > Perancis Dan Finlandia Masih Khawatir Dampak Brexit Terus Meluas

Perancis Dan Finlandia Masih Khawatir Dampak Brexit Terus Meluas

uni eropa

Setelah referendum Keluarnya Inggris dari Uni Eropa kurang lebih 6 bulan lalu, dampak Brexit masih terasa hingga saat ini. Pasar khawatir efek brexit terus menyebar dan berdampak lama bagi perkembangan ekonomi global khususnya perkembangan di Uni Eropa.

Setelah Brexit, muncul masalah politik yang terjadi di Italia. Referendum Italia yang diadakan pada 4 Desember lalu juga menjadi sorotan pasar. Nilai Euro tercatat anjlok selang beberapa menit pasar dibuka pada awal pekan pertama di bulan Desember.

Walaupun tidak berdampak lama seperti Brexit, referendum Italia juga perlu diperhatikan, dimana pasar semakin khawatir krisis-krisis politik yang ada pada Uni Eropa akan terus bermunculan secara berkelanjutan.

Saat ini, ketika Eropa mencoba untuk ‘memulihkan diri‘, pasar kembali dikhawatir dengan isu-isu masalah politik di Uni Eropa. Perkembangan yang terjadi di negara-negara anggota seperti Perancis saat ini mulai menjadi sorotan. Munculnya partai Front Nasional sayap kanan (FN) jelang pemilu di Perancis yang dijadwalkan antara bulan April-Mei tahun depan memberikan tambahan beban bagi Eropa.

Bagaimana tidak, ketika Perancis dikenal sebagai negara dengan aturan Politik dan Demokrasi yang bisa dibilang tidak terlalu bergejolak, jelang pemilu mulai bermunculan parta-partai kuat yang siap bersaing untuk mendapatkan kursi kabinet di pemerintahan beribukota Paris tersebut.

Walaupun begitu, para pengamat yakin bahwa siapapun nanti yang akan memenangkan pemilu, sistem pemilu Perancis tidak mungkin memberikan kendali atas pemerintahan secara penuh kepada partai yang memenangkannya. Dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh media lokal Perancis baru-baru ini, partai FN diperkirakan mendapatkan lebih banyak dukungan, bahkan bisa terus bertambah jelang pemilu nanti.

Keberhasilan partai FN sampai sejauh ini memberikan efek kekhawatiran kepada pasar, apalagi jika nantinya media-media bermunculan menyebarkan berita politik yang terlalu dibesar-besarkan sehingga akan memberikan dampak yang cukup signitifikan bagi para pelaku pasar.

Sementara itu diwaktu yang lain, Menteri Keuangan Finlandia memberikan komentar cukup keras bagi referendum Inggris. Para pengamat mengaris bawahi komentar-komentar yang dianggap memberikan dampak terhadap psikologi pasar, seperti Diskusi terkait keluarnya Inggris harus dilakukan secara netral dan intimidasi dari para anggota Uni Eropa. Selain itu ia juga menambahkan bahwa Referendum Inggris merupakan pertanda bahwa Uni Eropa memiliki masalah internal, jadi diperlukan reformasi dan perombakan sistem.

Di sisi lain, ECB berencana untuk bersiap melanjutkan program pengurangan dalam pembelian aset setidaknya sampai akhir 2017 mendatang. ECB menganggap rencana tersebut bertujuan untuk mengurangi resiko deflasi di tengah perekonomian yang lambat seperti saat ini.

ECB menambahkan, sampai tanda-tanda kenaikan pada tingkat inflasi terlihat jelas, ECB akan terus melakukan pendekatan untuk mencapai target yang ideal, meskipun harus mempertahankan program yang tidak terlalu menguntungkan bagi Bank Sentral Eropa tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − 4 =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review