FSM > Berita > Berita Forex > Dollar Melemah Setelah FOMC, Aussie Merangkak Stelah Surplus Dilaporkan Melonjak

Dollar Melemah Setelah FOMC, Aussie Merangkak Stelah Surplus Dilaporkan Melonjak

aud usd menguat

Dolar AS (USD) tergelincir pada pembukaan Kamis pagi kembali ke posisi terendah setelah Federal Reserve bersikap Dovish dan mengecewakan pasar yang berharap sikap sebaliknya dari bank sentral Amerika Serikat tersebut. Sementara itu Dolar Australia (AUD) merespon positif dan bergerak menguat setelah data perdagangan menunjukan surplus yang tak terduga.

AUD naik 0,6% terhadap USD dan diperdagangkan diatas 0.7620 yang merupakan level tertinggi sejak November 2016, sebelumnya pasangan AUD/USD bergerak disekitaran 0.730 pada pembukaan sesi Asia.

Data resmi dari Biro Statistik Australia menunjukan surplus perdagangan sebesar $3,51 miliar pada bulan Desember, diatas ekspetasi dengan surplus $2,2 miliar. Surplus didorong oleh melonjaknya mayoritas harga-harga komoditas yang diproduksi oleh negara asal Kangguru ini.

Di sisi lain, The Fed pada Kamis dini hari tadi masih percaya diri dan optimis terhadap kondisi ekonomi AS saat ini selang beberapa minggu Donald Trump menjabat sebagai presiden.

Diperdagangkan dengan Yen, dolar AS harus turun 0,2% menjadi 113.03, mendekati level terendah yang terbentuk pada hari Selasa kemarin di 112.08. Sementara ERU/USD naik tipis 0,1% menjadi $1.07820.

The Fed, sebutan bagi Federal Reserve sepertinya masih menahan diri dan enggan terlalu terburu-buru dalam menaikan tingkat suku bunga lanjutan, dalam pertemuan tersebut FOMC mengatakan bahwa pasar tenaga kerja tumbuh sangat solid, inflasi meningkat dan kepercayaan ekonomi, konsumen dan iklim bisnis meningkat.

Namun pandangan pesimis dari pasar bukan dari Fed, melainkan dari sikap dan kebijakan-kebijakan Trump yang akhir-akhir ini dianggap tidak bersahabat bagi ekonomi. Dalam pasar uang, kebijakan terlalu proteksionis ini membuat nilai mata uang menjadi tidak seimbang, dolar AS kembali melemah setelah dalam 3 bulan terakhir sempat menunjukan keperkasaannya.

Pada awalnya dolar AS dianggap mata uang adidaya yang memiliki kekuatan tak tergoyahkan pasca pemilu dan pelantikan kemenangan Donald Trump. Janji-janji kampanye dalam mengambil langkah-langkah stimulus, reformasi pajak dan deregulasi bagi imigran gelap sempat memberikan kepercayaan pasar. Namun ketika Trump membicarakan rencana kebijakannya yang cenderung menarik diri dari kerjasama internasional, pasar khawatir Trump akan menghambat perputaran ekonomi global khususnya sektor perdagangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 9 =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review