FSM > Berita > Komoditas > Minyak Kembali Melemah Pasca Libya Berencana Tingkatkan Produksi

Minyak Kembali Melemah Pasca Libya Berencana Tingkatkan Produksi

minyak melemah

Harga minyak dunia pagi ini terpantau merosot setelah Libya mengumumkan bahwa mereka berencana untuk sedikit meningkatkan produksi dalam beberapa bulan ke depan. Selain itu perlemahan minyak juga didorong dirilisnya data persediaan minyak mentah AS yang dilaporkan melimpah.

Harga minyak WTI untuk pengiriman Februari diperdagangkan melemah di level US$ 52.49 per barel atau melemah 1,5%. Sementara itu minyak Brent untuk pengiriman Februari juga mengalami perlemahan sekitar 1,6% dan diperdagangkan menjadi US$ 54.46 per barel.

Walaupun dilaporkan melemah untuk pengiriman pada bulan Februari, kontrak WTI untuk pengiriman bulan Januari nanti sudah dilaporkan menguat 0,5% dimana kontrak pengiriman ini sudah dibuat pada pekan lalu.

Libya secara mengejutkan mengumumkan bahwa mereka berencana untuk menaikan tingkat produksi minyak mereka, dimana pada akhirnya akan memberikan tambahan pasokan minyak di pasar global yang sebelumnya sempat berkurang setelah Kuwait memutuskan untuk mengurangi produksi.

Libya National Oil Corporation (NOC) mengkonfirmasi pada Selasa kemarin bahwa jaringan pipa untuk memproduksi minyak mereka, Sharara and El Fell telah dibuka dan mulai beroperasi kembali. Libya sebagai salah satu produsen minyak tersebesar berharap bahwa pembukaan pipa ini mampu setidaknya menambah 270 ribu barel per hari untuk jangka 3 bulan ke depan.

Pasar kembali khawatir terhadap keputusan ini, dan bertanya apakah yang akan dilakukan oleh OPEC atas peningkatan produksi yang dilakukan Libya. Pasar juga berharap Saudi serta para anggota OPEC lainnya mampu mencari cara dalam mengimbangi minyak yang akan diproduksi oleh Libya dengan cara pemangkasan produksi di negara anggota OPEC lainnya.

Sebelumnya pada akhir November lalu, anggota OPEC sepakat untuk memangkas produksi sebesar 1,2 juta barel per hari selama 6 bulan mendatang. Kesepakatan tersebut direncanakan dimulai pada 1 Januari mendatang, dengan pemangkasan terbesar adalah 486 ribu barel yang dilakukan oleh Arab Saudi. Selanjutnya pada 10 Desember anggota negara-negara produsen minyak non-OPEC seperti Rusia juga ikut andil dalam pemangkasan produksi, dengan pemangkasan sebesar 558 ribu barel per hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen + 17 =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review