FSM > Berita > Komoditas > Emas Melemah Dampak Penguatan Dollar

Emas Melemah Dampak Penguatan Dollar

Emas Melemah Dampak Penguatan Dollar

Emas terpantau turun lebih dari 1% pada penutupan sesi New York pagi ini, Jum’at (15/4/2016) yang diyakini disebabkan oleh ketidakpastian atas prospek ekonomi AS tahun ini yang menambah volatilitas terhadap logam mulia ini.

Harga emas di pasar spot turun 1,3% di level US$ 1,226006 per ounce. Sedangkan Emas berjangka AS pengiriman bulan Juni turun 1,7% di US$ 1,226.50

Komoditas ini setidaknya bergerak stabil didorong oleh pesimisme harapan pasar bahwa Federal Reserve akan segera menaikan suku bunga mereka pada tahun ini.

Nilai kontrak emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga The FEd, dimana mengangkat biaya pemegang aset non yield dan meningkatkan nilai dolar.

Para pelaku pasar sangat mengharapkan bahwa Fed akan segera menaikan suku bunga mereka pada tahun ini, walaupun dalam 3 pertemuan terakhir Fed masih mengevaluasi keputusan tersebut.

Sementara itu, perak juga terpantau melemah 0,4% ke level US$ 16,13 per ounce setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi pada Oktober 2015 lalu.

Dollar naik sekitar 0,5% terhadap beberapa mata uang utama lainnya karea faktor meningkatnya sentimen resiko yang mendorong para investor menutup posisi pada mata uang utama yang melemah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 1 =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review