FSM > Berita > Global > Resiko Dari Kebijakan Pajak oleh Pemerintahan Trump

Resiko Dari Kebijakan Pajak oleh Pemerintahan Trump

Donald Trump

Sejauh ini, para pelaku pasar dan investor masih cukup optimis terhadap dampak negatif dari rencana kebijakan Donald Trump yang dianggap terlalu ‘proteksionis’ bagi pertumbuhan ekonomi AS.

Sebaliknya,dari kebijakan tersebut optimisme pasar mampu memberikan dampak yang cukup signitifikan di pasar ekuitas, obligasi dan pasar mata uang, dimana anggaran pengeluaran pemerintah AS akan menjadi lebih tinggi dan mendorong laju inflasi.

Di sisi lain, penyesuaian pajak yang terbatas bisa menjadi bumerang bagi pertumbuhan ekonomi AS dan ekonomi global itu sendiri. Di Eropa, khususnya Jerman yang diperkirakan akan mendapatkan resiko dampak negatif paling tinggi, sedangkan dampak terhadap perdagangan di Perancis , Italia dan Inggris masih belum terlihat karena kebijakan pajak dari Pemerintah AS tersebut.

Efek pembatasan pajak tidak hanya akan berdampak negatif pada kawasan Eropa, namun juga akan menjadi bumerang bagi ekonomi AS sendiri jika tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang terjadi saat ini. Membatasi impor dan ekspor akan mendorong AS memiliki resiko neraca perdagangan yang tidak akan tumbuh sehat. Namun kebijakan tersebut akan terlihat dampaknya dalam beberapa bulan mendatang, kecuali jika Fed mampu mengimbangi kebijakan Trump tersebut yang dianggap kurang ramah terhadap beberapa negara mitra dagang.

Para ekonom memperkirakan, hasil dari audit perkirakan GDP AS untuk ekspor dapat mengurangi siklus perdagangan global, khususnya di Eropa dan Asia.

Dampak Terhadap Pasar Uang

Kebijakan Pemerintah AS, khususnya kebijakan terkait pajak tentu akan memberikan dampak pada pasar uang secara langsung, dimana hal tersebut berkaitan dengan aktivitas ekspor-impor dari atau ke negara tersebut.

Tampaknya, Euro yang akan mengalami dampak negatif paling tinggi atas kebijakan tersebut jika benar-benar dilakukan secara nyata di pasar keuangan. Secara langsung, dolar AS akan mendapatkan momentum untuk kembali menguat terhadap euro, dan hal itu mulai terlihat tanda-tandanya pada penutupan perdagangan Jum’at pekan lalu.

Di sisi lain, penting untuk dicatat, bahwa inflasi di zona euro akhir-akhir ini dilaporkan bergerak kearah yang positif, dimana harga energi, bahan bakar dan makanan konsumsi menguat ke arah yang diharapkan oleh ECB.

Pekan ini, akan ada data Core CPI yang tentu saja pasar berharap ECB merespon data ini untuk memberbaruhi kebijakan mereka yang hampir dalam 3 pertemuan lebih tidak dirubah sama sekali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + 3 =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review