FOMC : Tidak Ada Bocoran Terkait Jadwal Pasti Kenaikan Suku Bunga

fomc meeting

Pertemuan FOMC pagi ini memberi kesimpulan bahwa sebagian besar para anggota sepakat terkait kepastian dinaikannya suku bunga acuan Federal Rerve untuk kedua kalinya pada tahun 2016 ini. Namun jika melihat dari seluruh agenda yang dibacakan, secara keseluruhan pertemuan ini menyiratkan sikap sedikit dovish dari The Fed, dimana tidak ada pembahasan tentang jadwal pasti kenaikan tersebut akan dilakukan.

Dengan bercermin terhadap kondisi pasar tenaga kerja dan laju inflasi saat ini, mayoritas anggota komite sepakat bahwa FOMC perlu menunggu bukti lebih lanjut terkait pertumbuhan lapangan kerja maksimal dan target inflasi yang mencapai 2% pada tahun ini.

Dilihat dari sikap para anggota, The Fed masih mencari momentum yang masuk akal untuk menaikan suku bunga dengan adanya informasi tambahan pada pasar tenaga kerja dan inflasi. Namun disisi lain, ada beberapa anggota yang menyatakan bahwa adanya tanda-tanda tekanan inflasi dimana pencapaian target inflasi sedikit melambat.

Sama seperti pertemuan sebelumnya, tiga anggota tidak setuju jika The Fed terus menunda kenaikan suku bunga. Mereka menyatakan bahwa menunda kenaikan suku bunga terlalu lama dapat mendorong tingkat pengangguran lebih cepat, dan kemudian Fed perlu mengetatkan kebijakan yang pada ujungnya akan menimbulkan ancaman bagi ekonomi yang sedang tumbuh di kuartal kedua-ketiga.

Dua anggota lainnya juga menyatakan khawatir jika Fed terus menunda terlalu lama, dimana hal tersebut akan merusak kredibilitas federal reserve dan menghambat prospek ekonomi di tahun 2017 mendatang.

Dari awal sampai akhir pertemuan FOMC periode kali ini, The Fed tidak menyinggung potensi kenaikan suku bunga pada pertemuan November atau Desember. Pada pertemuan sebelumnya bank sentral Amerika Serikat tersebut memberi isyarat bahwa peluang sangat kecil bagi mereka untuk menaikan suku bunga di bulan November, dikarenakan agenda tersebut akan bertabrakan dengan situasi pemilu preside AS pada bulan tersebut. Melihat dari kesimpulan pertemuan sebelumnya, sentimen pasar meningkat sebesar 70% dimana The Fed akan menaikan suku bunga pada bulan Desember nanti.

Dolar As sempat melemah pasca hasil pertemuan FOMC ini dilaksanakan. EUR/USD bergerak naik ke 1.1045 namun kembali merosot dan diperdagangkan menjadi 1.1016. GBP/USD gagal menembus level 1.2250 dan USD/JPY stagnan di 104.25

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review

Terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − six =