CPI Australia Meningkat 0,4% di Kuartal Kedua 2016

Inflasi harga konsumen Australia meningkat pada kuartal kedua namun masih tetap di bawah target yang dipatok oleh Reserve Bank Australia (RBA). Hasil laporan inflasi pada kuartal kedua tahun ini diperkirakan mendorong ekspetasi penurunan suku bunga RBA pada bulan depan.

Laporan yang dirilis oleh RBA pada pagi ini menyatakan bahwa Indeks harga Konsumen pada kuartal kedua naik 0,4%, sama seperti pada kuartal pertama dan kuartal terakhir di 2015 lalu. Dalam tingkat tahunan, CPI naik 1% setelah sebelumnya naik di 1,3% pada kuartal pertama. Perkirakan median para ekonom memperkirakan inflasi naik 0,4% untuk periode kuartal dan 1,3% untuk per tahun-an.

RBA memangkas tingkat CPI yang naik 0,5% pada periode 3 bulanan menyusul kenaikan 0,2% pada periode Januari-Maret.

Gubernur bank sentral Australia akan mengadakan kebijakan moneter berikutnya pada 2 Agustus nanti. Pada pertemuan terakhir yang diadakan tanggal 5 Juli lalu memberi garis besar ketika para anggota dewan RBA berpatokan pada angka inflasi periode kuartal-an untuk menentukan apakah akan menurunkan suku bunga acuan mereka lagi di pertemuan Agustus nanti.

Sebuah data yang mengukur inflasi bulanan Australia dimana dirilis pada awal bulan ini menunjukan kenaikan harga secara tajam, khususnya pada sektor harga konsumen. Indikator inflasi TD Securities-Melbourne naik 0,6% pada bulan Juni menyusul penurunan 0,2% pada bulan sebelumnya.

Tingkat inflasi yang dirilis oleh pemerintah Australia secara resmi sebenarnya terbilang menurun tajam selama dua tahun terakhir. Dalam periode tahunan, inflasi saat ini masih sekitar setengah dari tingkat inflasi pada dua tahun sebelumnya. Sementara itu deflasi juga merupakan tantangan yang untuk Australia, dimana negara ini masih menikmati pertumbuhan harga secara konsisten. Penurunan biaya bahan bakar telah menjadi faktor utama penurunan. Dengan harga minyak yang kembali ke level psikologi di bawah $40 per barel, memungkinan perlemahan inflasi bagi negara-negara industri maju di masa mendatang.

Dolar Australia melonjak menyusul laporan tersebut. Nilai tukar AUD / USD naik 0,7% menjadi 0,7556.

XTrade : Broker dengan fix spread dan tanpa komisi disetiap transaksinya. Proses Withdrawal yang cepat dan efisien. Keamanan dana yang terjamin. Dapatkan kenyamanan dan berbagai keuntungan dalam trading forex dan CFD bersama XTrade.
Bonus: Total Bonus mencapai $6000 Payment: Paypal, Neteller, Skrill, Webmoney, Wire, Visa
Regulasi: CySEC, MiFID, ASIC Leverage: 1:400 Akun Segregated: tersedia
Min.Deposit: $100 Signal Trading Mobile Trading Web Platform

Trading Bersama Sponsor Broker

broker octa forex review

Buka Akun | Review

Lainnya...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 − nine =