Kiat Menyisakan Pendapatan Untuk Investasi

Fase yang sangat diimpikan oleh semua orang adalah bekerja ketika masa muda dan menikmati hasil jerih payahnya di masa tua.

Ketika usia muda masih produktif, sangat dianjurkan untuk menggunakan waktu sebaik mungkin untuk bekerja. Selain mendapatkan penghasilan berupa gaji atau pendapatan, bekerja keras di usia muda juga bisa memberikan pengalaman hidup yang berharga.Artikel Investasi

Akan tetapi tahukah Anda bahwa pendapatan atau gaji saja tidak cukup untuk menjamin kehidupan di masa tua ? Tak heran jika banyak sekali para pegawai yang mau keluar dari pekerjaanya sehingga dapat membuka usaha sendiri dengan tujuan memperoleh pendapatan yang lebih besar, sehingga bisa menjadikan pegangan untuk kehidupan di masa tua nanti. Bagi Anda yang enggan untuk membuka usaha, Anda bisa mencoba berbagai pilihan investasi yang bisa menambah pundi-pundi tabungan Anda.

Bagi sebagian orang, istilah investasi masih terdengar jarang, tabu, penipuan dan membutuhkan modal yang besar. Itu salah besar jika Anda mengerti dan paham tentang investasi yang bisa menjamin kehidupan anda di masa mendatang. Banyak ungkapan, “jangankan berinvestasi, untuk menabung saja sulit”. Banyak sekali orang yang beranggapan investasi membutuhkan modal yang besar dan resikonya juga tinggi. Apalagi jika terkena penipuan berkedok investasi atau sering disebut investasi bodong.

Memang hal tersebut tidak juga salah danjuga tidak benar sepenuhnya. Kita ambil contoh investasi properti. Investasi di bidang ini memang membututuhkan modal yang tidak sedikit, namun resiko kerugiannya bisa dibilang sangat kecil karena nilai properti cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Nah, jika pendapatan yang Anda miliki tidaklah terlalu besar, Anda bisa memilih produk investasi lain dengan modal terjangkau seperti emas.

Lalu bagaiamana cara memaksimalkan gaji untuk diinvestasikan ? Berikut beberapa tips dan kiatnya.

1. Menyusun Catatan Keuangan

Agar dapat memaksimalkan gaji dan pendapatan untuk dikembangkan dalam bentuk investasi, Anda setidaknya harus membuat dan menyusun catatan keuangan terlebih dahulu, baik itu catatan pemasukan maupun pengeluaran.

Mulailah dengan mencatat sedetail mungkin setiap pengeluaran rutin yang bersifat wajib seperti tagihan listrik, air, transportasi, konsumsi dan pinjaman atau kredit bank lainnya jika ada.

Setelah itu susunlah anggaran dari setiap pengeluaran tersebut. Jika sudah selesai, lakukanlah cek dan re-cek kembali untuk melihat apakah ada tidaknya pengeluaran yang bisa diminimalkan sehingga tidak terlalu membebani anggaran.

Dari anggaran yang telah disusun, Anda bisa membandingkannya dengan total pendapatan yang dimiliki sehingga dapat diperoleh selisih maksimumnya. Nah, selisih itulah yang bisa Anda manfaatkan untuk tujuan modal investasi.

Dengan cara seperti itu, Anda bisa mengetahui kondisi keuangaan termasuk ketangguhan modal untuk kepentingan investasi.

2. Menentukan Instrumen Investasi

Untuk dalam memilih dan menentukan instrument investasi, pastikan Anda telah melakukan analisa dan riset dari setiap instrumen sehingga nantinya Anda dapat mengetahui kelebihan dan kelemahan serta tingkat resikonya.

Yang paling penting, Anda bisa cara melakukannya. Sama saja jika anda berinvestasi, namun Anda tidak bisa aturan cara mainnya dan hanya mengandalkan insting dengan spekulasi. Tanpa dibekali dengan pengetahuan dan ilmu tentang instrumen investasi yang Anda jalankan, sama saja seperti Anda nekat mendaki gunung tanpa mengetahui pengetahuan tentang mendaki. Bukannya bisa menikmati pemandangan di atas gunung, yang terjadi Anda malah tersasar. Sama seperti investasi, bukannya mendapatkan keuntungan, anda malah merugi total.

3. Memanfaatkan Bonus Secara Efektif

Untuk memberi penghargaan para pegawai atas kinerjanya, biasanya beberapa perusahaan memberikan bonus, seperti bonus tahunan atau uang lembur. Jika tempat Anda bekerja demikian, maka Anda tentu mendapatkan tambahan pendapatan dari bonus tersebut dengan jumlah yang cukup lumayan.

Tapi tunggu dulu, jangan langsung pergi berbelanja atau membeli sesuatu yang sudah Anda idam-idamkan. Cek kembali catatan keuangan Anda dan tempatkan sebagian bonus tersebut ke bagian dana investasi atau tabungan. Semakin besar dana yang diinvestasikan, maka potensi untuk mendapatkan keuntungan juga semakin besar pula.

4. Kembangan Instrumen Investasi

Untuk mengurangi adanya resiko yang besar,tempatkan dana investasi pada instrument yang berbeda. Jangan pernah anda tanamkan dana Anda hanya pada satu instrumen investasi saja.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jika perkembangan salah satu kinerja instrumen investasi sedang lesu, Anda tidak akan menerima kerugian yang cukup besar.

5. Mempelajari Investasi berdasarkan Pengalaman dan Pengetahuan

Belajar menjadi seorang investor memang bisa dibilang susah-susah gamapng, namun tidak ada salahnya untuk mencoba. Seiring dengan berjalannya waktu, Anda menjadi lebih berengalaman dalam dunia investasi.

Tak hanya itu saja, tentunya Anda juga akan lebih cermat dalam memilih instrumen investasi yang menguntungkan dengan kerugian resiko yang kecil. Mulailah berinvestasi saat ini untuk menjadi tabungan Anda di masa depan.

XTrade : Broker dengan fix spread dan tanpa komisi disetiap transaksinya. Proses Withdrawal yang cepat dan efisien. Keamanan dana yang terjamin. Dapatkan kenyamanan dan berbagai keuntungan dalam trading forex dan CFD bersama XTrade.
Bonus: Total Bonus mencapai $6000 Payment: Paypal, Neteller, Skrill, Webmoney, Wire, Visa
Regulasi: CySEC, MiFID, ASIC Leverage: 1:400 Akun Segregated: tersedia
Min.Deposit: $100 Signal Trading Mobile Trading Web Platform

Trading Bersama Sponsor Broker

broker octa forex review

Buka Akun | Review

Lainnya...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 2 =