Perlukah Bank of England Menahan Diri Kali ini

Iklan Forex

Semakin berkurangnya kebijakan moneter yang longgar adalah salah satu bukti dari Eropa dan Jepang, yang menunjukan bahwa mereka tidak bisa terus menerus melakukan pemangkasan suku bunga dan berharap ekonomi stabil dalam waktu singkat.

Laporan PMI yang suram pada pekan ini memberi tanda apakah pasti bahwa Bank of England (BOE) akan bertindak melonggarkan kebijakan moneter mereka sama seperti ECB dan BoJ. Para analis dan pelaku pasar memperkirakan pemotongan 25 basis poin untuk suku bunga merupakan tindakan yang cukup ampuh dalam menstabilkan inflasi, tetapi akankah semua BoE berani melakukannya ?

Ini merupakan sebuah pertanda ketika pertemuan MPC yang akan digelar sore ini dimana jika BoE menyimpan sebuah kebijakan mereka perihal pemotongan suku bunga, membuktikan bahwa BoE masih belum berani seagresif ECB dan BoJ. Tentu saja BoE harus memikirkan sebuah kebijakan yang tepat dan bisa merangsang pertumbuhan ekonomi Inggris. Namun bagaimana jika BoE mengambil langkah yang salah dan pasar menarik diri mereka ? bukan tidak mungkin jika dampak Brexit akan terus menyebar luas, bahkan dalam jangka panjang. Kita mengingat data-data ekonomi Inggris pada bulan Juli lalu memberikan kepercayaan di berbagai sektor dan sedikit meredam dampak Brexit, namun ketika BoE salah langkah hasilnya tentu akan membuat lebih suram

Sementara stimulus tambahan yang sudah direncanakan akan membuat BoE kembali menahan suku bunga mereka.

Semakin berkurangnya kebijakan moneter yang longgar adalah salah satu bukti dari Eropa dan Jepang, yang menunjukan bahwa mereka tidak bisa terus menerus melakukan pemangkasan suku bunga dan berharap ekonomi stabil dalam waktu singkat. BoE tentu bisa saja menyiasati dengan meningkatkan pasokan uang beredar dengan mengurangi permintaan kredit. Pemotongan tingkat bunga rendah akan sedikit lebih intensif bagi bank untuk meminjamkan kredit tanpa mengambil resiko terlalu besar.

Potongan 25 basis poin tentu tidak akan mengurangi prospek ekonomi Inggris di berbagai sektor, khususnya perusahaan investasi yang masih beroperasi di negara tersebut.

Mark Carney yang menjabat sebagai Gubernur BoE membicarakan dengan kanselir Philip Hammod terkait semakin berkurangnya amunisi BoE untuk merangsang ekonomi. Untuk itulah ia meminta pemerintah untuk membantu merangsang ekonomi mereka sehingga kembali pulih pasca Brexit lalu. Hal ini seperti yang dilakukan Kuroda BoJ ketika mereka mencoba mengintervensi nilai Yen dengan bantuan pemerintah Jepang.

Jadi akankah BoE berani memangkas suku bunga mereka guna merangsang ekonomi ? Ataukah hanya menerbitkan stimulus-stimulus lembut yang sudah direncanakan sebelumnya ? Kita lihat nanti, yang pasti pertemuan MPC kali ini mampu berdampak jangka panjang bagi Inggris dan nilai GBP untuk beberapa bulan kedepan.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review

Iklan Forex

Terkait...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × one =

Iklan Forex