FSM > Analisis > Outlook Mingguan 12-16 Sept 2016

Outlook Mingguan 12-16 Sept 2016

Forex Outlook Mingguan harianDolar As sempat mengalami minggu yang buruk pada pekan kemarin. Berkurangnya peluang dari kenaikan suku bunga The Fed, sampai memburuknya sebagian data-data tenaga kerja. Sementara itu, indeks yang mencatat aktifitas sektor jasa mencapai level terendah selama 2 tahun terakhir di 51,4 pada bulan Agustus, melemah dari bulan sebelumnya di 55,5. Hasil tersebut mencerminkan perlambatan produksi dan pesanan secara taham, pertumbuhan ekonomi yang leebih lemah pada Agustus lalu.

Selain itu, di zona Eropa, PMI jatuh ke level terendah dalam 19 bulan terakhir di 52,9, lebih rendah dari perkirakan di 53,3. Para ekonom menyebutkan bahwa hasil laporan tersebut terbilang ‘mengecewakan’ meskipun gambaran secara keseluruhan menunjukan kecepatan yang stabil terkait pertumbuhan ekonomi Eropa. Namun ada melihat tingkat GDP di zona euro melambat pada tingkat 0,30% masih menjadi pekerjaan rumah bagi Bank sentral Eropa (ECB).

Sebaliknya, laporan Service PMI Inggris rebound, naik menjadi 52,9 pada bulan Agustus dimana sebelumnya laporan ini dirilis melemah dari 27,4 pada bulan Juli. Kenaikan ini merupakan yang tercepat sejak November 2013. Diperkirakan, inflasi Inggris akan cenderung meningkat untuk beberapa bulan mendatang, mengingat biaya input produksi juga meningkat terkait hasil laporan PMI.

Dari Jepang, PM Shinzo Abe memperingatkan kepada para pejabat Bank of Japan (BoJ) untuk selalu mengawasi nilai tukar Yen. Ia menyatakan bahwa BoJ perlu mengambil tindakan dengan menambah stimulus jika memang diperlukan. Dia juga menambahkan bahwa pemerintah Jepang percaya dengan segala sesuatu tindakan yang diambil oleh BoJ. Di sisi lain, Kuroda selaku gubernur BoJ mengatakan bahwa BoJ masih menunggu hasil FOMC sebelum memutuskan menambah stimulus kebijakan selanjutnya. Ia menambahkan target inflasi 2,0% pada tahun ini menjadi pekerjaan utama BoJ.

Lalu bagaiamana untuk prospek pada pekan 12 – 16 September ini ? Kita coba lihat satu persatu

CPI Inggris, Selasa 15:30WIB = Inflasi Inggris dirilis lebih dari yang diharapkan pada bulan Juli, meningkat pada level tahunan sebesar 0,6% dibandingkan pada bulan sebelumnya dengan 0,5%. Kenaikan biaya bahan bakar, minuman alkohol, harga sewa kamar hotel serta perlemahan Sterling membantu peningkatan inflasi ini. Penurunan Sterling juga didorong oleh harga BBM yang naik sebesar 0,7% dari bulan ke bulan. Para ekonom memperkirakan hal ini akan meningkatkan inflasi sebesar 3% pada semester kedua 2017 nanti. Namun, walaupun inflasi naik di atas target pemerintah di 2%, Bank of Englan masih berpeluang menurunkan suku bunga mereka untuk merangsang pertumbuhan lebih lanjut. Para ekonom memperkirakan CPI akan meningkat ke 0,7% pada periode ini.

German ZEW Economic Sentiment, Selasa 16:00WIB = Sentimen ekonomi Jerman rebound dari hasil yang kurang diharapkan pada bulan Agustus setelah sebelumnya terjun ke level terendah selama 4 tahun di -6,8 pada bulan Juli. Laporan ini menunjukan bahwa resiko politik baik di dalam maupun di luar Eropa mampu mempengaruhi Jerman. Laporan sentimen ekonomi ini diperkirakan akan meningkat lagi menjadi 2,8% pada bulan September.

Data Pekerjaan Inggris, Rabu 15:30WIB = Jumlah orang yang mencari pekerjaan di Inggris turun tak terduga sekitar 8,6 ribu pada bulan Juli, meski masih ada kekhawatiran terhadap dampak Brexit. Para ekonom memperkirakan akan ada kenaikan jumlah pengangguran sekitar 5.200. Tingkat pengangguran diperkirakan juga masih stabil pada 4,9% dan rata-rata pendapatan mingguan termasuk bonus naik sekitar 2,3%. Ada kekhawatiran terhadap pengurangan pada perekrutan para tenaga kerja pasca Brexit sehingga akan memperburuk pasar tenaga kerja Inggris pada tahun mendatang. Jumlah pengangguran diperkirakan akan meningkat 1.700 pada bulan Agustus.

GDP Selandia Baru, Kamis 05:45WIB = Pertumbuhan ekonomi Selandia Baru pada kuartal pertama melampaui perkirakan, yaitu naik 0,7% dalam tiga bulan pertama. Angka ini lebih rendah dibandingkan tingkat ekspansi yang tercatat pada kuartal terakhir 2015 lalu. Reserve Bank of New Zealand mengharapkan rata-rata pertumbuhan GDP tahunan sekitar 3% untuk dua tahun ke depan. Ekspansi ini sedikit melemah oleh perlambatan dalam sektor industri dan manufaktur, sementara kekuatan utama pertumbuhan pada sektor konstruksi. Pertumbuhan GDP pada kuartal kedua diperkirakan sebesar 1,1%.

Data tenaga kerja Australia, Kamis 08:30WIB = Pasar kerja Australia menambahkan 26.200 pekerjaan baru pada bulan Juli. Hal tersebut tentu lebih baik dari yang diperkirakan dimana tingkat pengangguran menjadi 5,7% dari 5,8%. Analisis memperkirakan kenaikan lapangan kerja yang lebih sedikit dari 10.200.

Official Bank Rate, Kamis 18:00WIB = Bank of England menutuskan untuk bertindak pada pertemuan bulan Juli lalu dengan membuat kebijakan untuk menurunkan suku bunga menjadi 0,25%, dimana pemangkasan ini merupakan yang pertama selama kurun waktu 7 tahun terakhir. Selain itu, BoE juga meluncurkan paket stimulus yang keempat yang dirancang untuk meningkatkan perekonomian dan mencegah resesi setelah referendum Brexit. Kebijakan para pejabat juga mencatat bahwa pemangkasan suku bunga menjadi 0 mungkin bisa saja terjadi dan dilakukan oleh BoE.

Retail Sales AS, Kamis 19:30WIB = Penjualan ritel AS pada bulan Juli dirilis stagnan dibandingkan dengan kenaikan 0,8% pada bulan sebelumnya. Tingkat belanja konsumen tetap positif meskipun pertumbuhan pada pasar tenaga kerja dan kenaikan upah dirilis memburuk pada bulan Agustus. Penjualan Ritel diperkirakan akan menurun sebesar 0,1% pada bulan Agustus sedangkan untuk penjualan Inti diperkirakan meningkat sebesar 0,3%.

Data Inflasi AS, Jum’at 19:30 WIB = Harga konsumen AS tetap datar pada bulan Juli karena harga BBM turun untuk pertama kalinya dalam 5 bulan terakhir dan tekanan inflasi. Hasil tersebut sejalan dengan perkirakan pasar. Selain itu hasil tersebut juga merupakan hasil terlemah sejak Februari dan kenaikan secara berturut sejak Maret. Dalam 12bulan sampai Juli, CPI AS naik 0,8% setelah naik 1,0% pada bulan Juni. Sementara itu Core CPI, tidak termasuk biaya makanan dan energi naik tipis 0,1% pada bulan Juli, dimana sebelumnya diperkirakan naik 0,2%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 + six =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review