FSM > Analisis > Harapan Data Retail Sales AS Pulih Dari Q1

Harapan Data Retail Sales AS Pulih Dari Q1

Bulan Mei tahun ini merupakan salah satu bulan yang dianggap bulan paling membosankan dalam hal agenda ekonomi, para pelaku pasar dan investor  terjebak dalam momen resiko di Eropa yang hampir terkuak dimana mereka juga sedang menunggu kepastian dari keputusan ECB serta The Fed pada bulan Juni mendatang. Seakan-akan semua data-data ekonomi pada bulan ini tidak memiliki pengaruh pada prospek jangka panjang di masa depan dan para pelaku pasar terus terfokus pada kejutan-kejutan yang akan terjadi di Juni nanti. Sedikit tindakan dari kedua bank sentral tersebut tentu akan memberi warna pada pergerakan pasar nantinya.

Mari kita alihkan perhatian kita dari prospek jangka panjang tersebut dengan data yang akan dirilis malam nanti. Menjelang akhir pekan, beberapa data menarik dari Amerika Serikat dimana dimulai dari Indeks Harga Konsumen (PPI) dan data Retail Sales untuk periode bulan April.

Indeks Harga Produsen AS (PPI) yang akan dirilis pada pukul 19:30 WIB. Harga produsen diharapkan naik moderat sekitar 0,3% pada bulan April, setelah sebelumnya jatuh 0,1% pada bulan Maret. Indeks harga pokok tidak termasuk makanan dan energi diperkirakan juga meningkat sebesar 0,1%.

Dalam jangkan tahun ke tahun, indeks harga produsen pada dasarnya tidak terlalu naik atau turun terlalu jauh dari tingkat tertinggi yang tercatat pada 2014 lalu. Tidak ada kekhawatiran dari FED dan tanda-tanda inflasi menurut data ini.

Pejualan Retail Sales AS dirilis pada pukul 19:30 WIB. Secara keseluruhan penjualan ritel diharapkan meingkat pada bulan April sekitar 0,8%, dimana harapan tersebut berhasil rebound dari hasil bulan Maret yang jatuh 0,4%. Penjualan pokok (tidak termasuk makanan, bahan bakar dan bahan bangunan) mungkin merupakan indikator yang mendasari hasil dari data ini, dan diharapkan meningkat 0,3% untuk bulan April.data retail sales AS dari tahun 2007 ke 2016

Data Retail Sales tumbuh sejak trend turun pada tahun 2011 lalum dan terpantau terjebak pada tingkat stagnan selama setahun. Melihat hasil dari bulan Maret sangat penting sebagai pengingat bahwa perlemahan ekonomi pada kuartal pertama akhirnya dirasakan konsumen. Namun perlemahan tersebut bisa saja tidak akan berpengaruh lagi pada prospek ekonomi AS di masa mendatang jika kenaikan suku bunga pada bulan Juni nanti benar-benar dilakukan oleh The Fed.

Namun, sebelum kita terlalu jauh berangan-angan kejutan apa yang akan terjadi pada Juni mendatang, kita harus kembali pada data Konsumen AS bulan Mei ini, dimana secara keseluruhan mencatat perkembangan ekonomi dibulan April. Jika data Retail Sales nanti malam mampu pulih dan menjadi awal yang baik bagi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal kedua, maka kenaikan suku bunga Fed di bulan Juni akan menjadi lebih realistis. Lalu bagaimana jika tidak ? Tentu saja Fed akan kembali berpikir ulang tentang kenaikan suku bunga mereka dan berfokus pada perbaikan ekonomi dimana krisis global terus mengancam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − six =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review