FSM > Analisis > EUR/USD Masih Stabil Setelah Rilis Data ZEW Sentimen Jerman

EUR/USD Masih Stabil Setelah Rilis Data ZEW Sentimen Jerman

Euro terpantau melemah terhadap beberapa mata uang utama pada perdagangan sesi Eropa hari ini (selasa, 13 Des). Sebelumnya pada awal pekan ini , Euro sempat menguat terutama terhadap dolar AS dan membuat level high di area 1.0650, diatas harga tertinggi pada Jum’at pekan lalu.

Euro tercatat bergerak menguat pada awal pekan ini, mencapai lebih 100 poin pada perdagangan Senin lalu. Namun sebelumnya pada perdagangan Kamis pekan lalu, Euro merosot tajam lebih dari 170 poin setelah ECB memperpanjang program pelonggaran kuantitatif (QE) setidaknya sampai Desember 2017 mendatang. ECB juga memutuskan untuk mengurangi pembelian aset sebesar 60 miliar euro pada bulan April nanti. Mario Draghi menyatakan bahwa pengurangan terhadap pembelian aset oleh ECB tidak terjadi di semua aset, namun hanya mengurangi sebagian pembelian yang sudah direncanakan pada pertemuan sebelumnya.eur/usd, eur vs usd

Beberapa analis menganggap keputusan tersebut seperti blunder bagi ECB, dimana diharapkan ECB dapat meningkatkan pembelian aset untuk menopang ekonomi di zona euro. Keputusan yang diambil ECB dalam mengurangi rencana pembelian aset didorong dengan alasan bahwa fakta ekonomi di zona euro telah menunjukan peningkatan di paruh kedua pada tahun ini, dan inflasi serta prospek pertumbuhan untuk beberapa tahun ke depan telah direvisi naik.

Namun diperkirakan ada sedikit hambatan bagi ekonomi zona euro untuk jangka pendek maupun menengah dalam beberapa bulan mendatang, dimana Uni Eropa masih berkutat pada masalah referendum Italia. Selain itu sistem perbankan Italia membuat menjadi semakin sulit, ditambah lagi negosiasi pada pertemuan-pertemuan selanjutnya terkait proses Inggris dalam keluar dari Uni Eropa.

Pada pertengahan sesi Eropa sore ini, Indikator Sentimen Zew Jerman dilaporkan tidak berubah pada 13.8 dari periode sebelumnya, dibawah perkirakan di 14.2.

Sementara itu pada hari Rabu (Kamis dini hari) nanti, Federal Reserve akan melakukan pertemuan, dimana pasar berharap The Fed akan merubah kebijakan moneter dan merubah acuan suku bunga sebesar 0.75%.

Sampai saat ini, semua perhatian dari para pelaku pasar tertuju pada pertemuan Federal Reserve. Jika benar The Fed akan merubah suku bunga acuan pada pertemuan Desember kali ini, maka tepat 1 tahun dari perubahan terakhir yang dilakukan pada Desember tahun lalu.

Apa yang bisa diharapkan dari kenaikan suku bunga The Fed kali ini ? Sebelumnya para pejabat Fed telah mengindikasikan bahwa mereka kembali berencana untuk menaikan suku bunga secara bertahap pada tahun 2017 mendatang. Namun rencana tersebut mungkin bisa saja sedikit berubah atau mengalami hambatan, mengingat presiden AS terpilih Donald Trump berencana akan meningkatkan anggaran belanja pemerintah dan meotong pajak, yang tentu saja kebijakan tersebut dapat menyebabkan laju dari tingkat inflasi yang lebih tinggi.

Mungkin, jika melihat dari sudut pandang The Fed, kita bisa memaklumi jika pada akhirnya pada pertemuan nanti Fed kembali menunda untuk menaikan suku bunga acuan, dimana Fed juga menunggu kepastian pada penetapan kebijakan ekonomi pemerintah AS lebih jelas lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 2 =

.

FxPro : Broker dengan regulasi jelas aman dan terpercaya, Broker Forex #1 di Dunia. Dapatkan kenyamanan dan pengalaman trading lebih banyak bersama FxPro. Banyak instrument yang tersedia seperti Forex, Indices, Metals, Commodities, Shares, Futures.
Type: ECN/STP Regulasi: FCA, CySEC, MiFID Berdiri: 2006
Payment: Credit & Debit Card, Neteller, PayPal, Skrill, Webmoney, Wire Transfer
Min.Deposit: $100 Akun: MT4, MT5, cTrader, SuperTrader
Min.Lot: 0.01 Mobile Trading Profesional Platform Islamic Acount
Leverage: 1:500 Scalping hedging Expert Advisor

Trading Bersama Sponsor Broker

Buka Akun | Review